Solusi Digital Bagi Petani dan Nelayan

Solusi Digital Bagi Petani dan Nelayan

Menyambut industri 4.0 yang sedang hangat dibicarakan, sektor pertanian juga perlu memanfaatkan teknologi digital dan juga IoT (Internet of Things) dari hulu hingga hilir sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan mensejahterakan pekerja dalam sektor-sektor pertanian.

KKP sendiri sudah mengimplementasikan IoT di perikananan tangkap dan melakukan Sistem Pemantauan Kapal Perikanan yang digunakan untuk mengetahui pergerakan dan aktivitas kapal perikanan.  Selain itu, KKP juga menguatkan kapasitas seluruh pembudidaya ikan.

Dibawah Pusat Riset Kelautan KKP, juga dibuat WakatobiAIS atau Wahana Keselamatan dan Pemantauan Objek Berbasis Informasi AIS. Di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara juga lokasi kantor Wakatobi AIS.

Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Riza Damanik sangat mendukung apa yang dilakukan KKP sebab baginya dunia sudah berubah teknologi terus berkembang. Disaat yang sama infrastukur komunikasi di Indonesia sudah berkembang.

Pemerintah bekerjasama dengan pihak swasta sudah melakukan banyak trobosan yang dilakukan untuk meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan dari para petani dan nelayan. IoT sendiri menjadi salah satu trobosan terbaru yang dapat digunakan untuk mendekatkan produsen dan konsumen. Pada sektor perikanan sendiri, rantai dagangnya masih terlalu panjang sehingga merugikan nelayan.

Penggunaan IoT juga sudah digunakan pada sektor pertanian yang dimana curah hujan, iklim, dan ketersediaan air terus diamati. Kementerian Pertanian sendiri sudah bekerjasama dengan BMKG untuk memperkiraan curah hujan dan membuat sistem prakiraan cuaca harian.

Kalangan swasta juga bahu membahu memanfaatkan IoT pada setiap sektor agribisnis. Salah satunya adalah Ekosis, aplikasi marketplace agribisnis terlengkap yang mencakup seluruh industri agribisnis. Dengan misi menyejahterakan para petani dan nelayan, aplikasi Ekosis memotong rantai dagang yang sangat panjang dan merugikan nelayan. Dengan menggunakan aplikasi Ekosis, para petani dan nelayan akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Selain itu, para perusahaan/industri yang menjadi pembeli akan mendapat harga yang lebih murah.

Aplikasi Ekosis sendiri selain meningkatkan keuntungan para petani dan nelayan, juga membantu sosial ekonomi petani dan juga menyongsong usaha yang berkelanjutan terus menerus sampai ke anak cucu mereka. Salah satu tantangannya adalah bagaimana membawa teknologi digital dan internet ke pedesaan? Aplikasi Ekosis sendiri akhirnya bekerjasama dengan kaum muda di beberapa provinsi menjadi agen-agen ekosis sebagai media penghubung untuk kemajuan para petani dan nelayan.

Leave a Reply