7 Hasil Laut Indonesia dengan Harga Selangit. Ada yang sampai 300 juta!

7 Hasil Laut Indonesia dengan Harga Selangit. Ada yang sampai 300 juta!

Indonesia sebagai negara maritim terbesar kedua tentunya memiliki wilayah perairan yang sangat luas dengan berbagai macam hasil laut. Bisnis jual/beli seafood di Indonesia juga sudah mulai marak. Namun sering pula kita mendengar banyak kapal negara asing masuk kedalam perairan Indonesia secara ilegal dan mengambil hasil kelautan Indonesia yang kaya ini. Apakah benar hasil laut Indonesia memiliki harga jual yang tinggi? Berikut adalah 7 hasil laut Indonesia dengan harga yang sangat mahal, bahkan ada yang seharga Rp 300 juta!

1.Ikan Sidat

Ikan jenis Sidat mungkin masih belum familiar di kalangan masyarakat biasa, namun bagi pecinta ikan, jenis ikan ini sudah sangat dikenal. Ikan ini sangat mudah beradaptasi di lingkungan yang baru selama kondisi air bersifat payau.

Harga ikan sidat tergolong mahal dan dihargai sebesar Rp 2.5 sampai 7 juta per kilogramnya. Melihat harga yang lumayan tinggi dan potensi bisnis yang lumayan besar, masyarakat mulai membudidayakan ikan sidat agar mendapatkan keuntungan yang cukup tinggi.

2. Teripang Kering

Teripang adalah salah satu hasil laut Indonesia yang memiliki khasiat tinggi. Tidak hanya digunakan untuk bahan makanan dalam sup, teripang juga sangat ampuh untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Rasa yang kenyal dan enak serta khasiat yang tinggilah yang membuat harganya sangat mahal. Untuk satu kilogram teripang kering, nilainya bisa mencapai Rp 200 ribu hingga Rp 3 juta.

Tripang

Harga tersebut tentunya tergantung dari tipe teripang yang dijual.

3. Ikan Napoleon

Jenis ikan selanjutnya adalah ikan Napoleon yang bisa dibilang primadona laut Indonesia yang selalu diburu oleh nelayan asing khususnya kapal Hong Kong. Konon katanya, ikan ini dianggap membawa keberuntungan bagi etnis tionghoa. Oleh sebab itu, ikan napoleon menjadi hidangan wajib di hari besar tertentu.

Ikan Napoleon

Nilai untuk satu kilogram ikan napoleon berkisar antara Rp 600 ribu sampai Rp 1 juta. Berat satu ikan napoleon bisa mencapai 190 kilogram! Bisa dibayangkan jika bisa mendapatkan ikan napoleon yang besar?! Namun belakangan ini, pemerintah sudah membatasi penangkapan ikan Napoleon karena jumlah yang terus berkurang dan terancam punah.

Baca Juga: (Kuota Ekspor Ikan Napoleon? Hoax kah?)

4. Ikan Kerapu

Mirip dengan ikan napoleon, ikan kerapu juga selalu ditunggu-tunggu oleh pembeli dari Hong Kong karena banyak diminati masyarakat setempat. Penjualan ikan kerapu setiap tahunnya juga terus meningkat.

ikan termahal

Untuk jenis kerapu yang biasa, harganya berkisar Rp 350 ribu per kilogram. Untuk jenis tertentu, harganya bisa jauh lebih mahal. Contohnya, harga satu ekor kerapu bebek di pasaran asing mencapai Rp 3 juta sampai Rp 4 juta per kilogram.

5. Ikan Tuna Sirip Kuning

Primadona lainnya yang sedang naik daun adalah ikan tuna sirip kuning yang banyak ditemukan di Indonesia bagian timur. Ikan tersebut dinilai bisa mencapai Rp 100 ribu per kilogramnya, namun di luar negeri ikan tersebut dinilai bisa mencapai Rp 1 juta rupiah per kilogramnya.

Menurut pemerintah daerah Maluku pernah ada nelayan yang bisa mendapatkan tuna sirip kuning dengan total berat 102 kilogram dan bila dirupiahkan setara dengan Rp 100 juta!

6. Lobster

Lobster memang sudah dikenal memiliki harga yang tinggi. Teksturnya yang lembut membuatnya digemari oleh banyak orang. Untuk jenis lobster mutiara, harganya bisa dijual mulai dari Rp 850rb per kilogram.

Namun ada harga yang lebih murah, seperti lobster pasir yang harganya hanya sekitar Rp 275 ribu sampai Rp 360 ribu.

7.Akar Bahar

Selain ikan, ada juga hasil laut yang memiliki nilai jual yang cukup tinggi yaitu akar bahar. Akar ini biasa ditemuka di laut dengan kedalaman tertentu. Akar bahar ini kemudian akan diolah menjadi aksesoris seperti gelang maupun cincin baru dipasarkan.

 

Harga satu gelang akar mencapai Rp 250 ribu sampai Rp 450 ribu. Harganya yang mahal diyakini dapat menghalau berbagai macam penyakit masuk kedalam tubuh.

 Indonesia sudah terbukti dipenuhi dengan hasil laut yang kaya dengan harga jual yang tinggi pula. Namun untuk mendapatkan produk tersebut bukanlah pekerjaan yang mudah. Banyak rintangan yang harus dilalui para nelayan untuk mendapatkan hasil laut tersebut. Tidak hanya itu, ancaman kapal asing, biaya melaut yang tinggi, dan pinjaman kepada tengkulak-tengkulak menjadi ancaman tersendiri bagi para nelayan

Jual beli hasil laut

Maka dari itu, wawasan nelayan Indonesia harus diperluas dengan menggunakan teknologi jual/beli terkini. Banyak marketplace agribisnis yang sudah mulai berkembang di Indonesia yang tentunya menggunakan teknologi terkini untuk memberikan pengalaman berjualan dengan hasil yang maksimal. Ekosis contohnya, adalah salah satu aplikasi yang memberikan kemudahan bagi nelayan untuk menjual hasil tangkapan mereka dengan adil dan transaparan sehingga harga yang didapatkan oleh nelayan jauh lebih tinggi.

This Post Has One Comment

  1. keren jadi tahu mahluk apa yg mahal d lauta NKRI ini trims Ekosis

Leave a Reply