Laut Indonesia. Masa Depan Bangsa Kita!

Laut Indonesia. Masa Depan Bangsa Kita!

Masih dalam suasana Hari Ulang Tahun ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, bersama puluhan komunitas yang tersebar di seluruh Indonesia kembali menyelenggarakan gerakan Menghadap Laut pada hari Minggu 18 Agustus kemarin. Gerakan tersebut bertujuan untuk membangun kesadaran bangsa Indonesia bahwa laut Indonesia beserta isinya adalah masa depan bangsa kita.

Indonesia tercatat memiliki garis pantai sepanjang 95.181 km dan merupakan garis pantai terpanjang kedua di dunia, dengan luas laut mencapai 5,8 juta kilometer persegi. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan jumlah pulau sebanyak 17,504, ekosistem lautan menjadi salah satu penopang hidup bangsa Indonesia yang dimana banyak masyarakat menggantungkan kehidupan anak-cucu mereka kepada lautan dan hasilnya.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berkata “Oleh karena laut adalah masa depan bangsa, saya menghimbau segenap elemen bangsa untuk turut menjaga lautan Indonesia. Bukan hanya dari para pencuri ikan, tetapi juga dari kegiatan destructive fishing, penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan, dan yang tak kalah penting cemaran sampah laut terutama sampah plastik. Jangan ada lagi yang membuang sampah ke laut dan kurangi penggunaan plastik sekali pakai. Laut milik bangsa, yang harus menjaga bukan hanya pemerintah atau pandu laut saja, tetapi kita semua”

Laut Indonesia

Dengan tujuan untuk menjaga keberlanjutan sumber daya laut, Indonesia telah mengembangkan kawasan konservasi perairan hingga mencapai 22,69 juta hektar. Dari luas tersebut, KKP, KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), serta Pemerintah Daerah bersama-sama ikut berbagian mengembangkan kawasan konservasi tersebut.

Sampah plastik masih merupakan salah satu persoalan terbesar di lautan nusantara. Laut Indonesia menjadi penyumbang sampah terbesar kedua di dunia, dan mengancam lebih dari 800 spesies biota laut, termasuk terumbu karang. Gerakan bersih-bersih pantai dan laut merupakan program tahunan yang dilakukan oleh KKP sejak 2002. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengurangi sampah plastik yang masuk ke laut.

Laut Indoesia

Gerakan bersih pantai dan laut merupakan program tahunan yang dilakukan oleh KKP sejak 2002. Kegiatan tersebut kini telah menjadi bagian dari Aksi Rencana Nasional untuk pengurangan sampah plastik yang masuk ke laut. Pandu Laut Nusantara menjadikan agenda ini sebagai bagian penting dari aksi melestarikan laut Indonesia.

Dengan ikut membawa para influencers, KKP beserta puluhan organisasi masyarakat melakukan aksi bersih-bersih laut secara serentak di lebih dari 74 lokasi di seluruh Indonesia, baik pantai, laut, maupun sungai.

Laut Indoesia

Ekosis, sebagai marketplace agribisnis terlengkap di Indonesia turut ikut mendukung program KKP tersebut dan mengutamakan keberlanjutan lautan Indonesia beserta ekosistem laut.

 

 

Leave a Reply